Di keluarga kami dari dulu adalah keluarga yang membenci tikus, karena tikus itu selalu merusak barang_barang kami bahkan mengambil keperluan kami tanpa sungkan.!
dari jebakan sampai racun tikus ada dirumah kami, akan tetapi lama kelamaan tikus lebih pintar, alhasil umpan yg ada diperangkap tikus mudah digondol tanpa ia terperangkap & yg umpan beracun tak mau ia makan.
Akhirnya saya dan kakak saya memastikan sudut ruangan untuk perangkap tikus, untuk nantinya bisa kejar_kejaran dengan tikus sambil membawa alat pemukul.
Waaah... Supeeerrr... sekali...
Alhasil tiap malam rumah kami gaduh hanya soal kejar_kajaran dengan tikus, bila sudah tertangkap tak segan saya dan kakak saya untuk menyiksa sampai mati.
Tapi ada hal yang mengagetkan ibu saya, disa'at ibu saya benci sekali dengan tikus ee... Malah kakak saya pulang kerja membawa kantong kertas berisi seekor tikus (hamster) spontan ibu marah_marah..
tapi selang beberapa hari yang adik saya malah suka dengan tikus piara'an tadi, akhirnya perhatian kami tertuju pada tikus hamster itu, yang ternyata lucu, hingga menyita waktu untuk memperhatikan dan memberi makan.
Dengan kata lain kami jadi suka dengan tikus itu.
Jadi menurut saya:
***
Kita kadang membenci dengan hebatnya, tapi benci itu bisa meleleh dan pudar berganti mencintainya, dengan pandangan berbeda.!
Salam sukses & sehat selalu.!