Menopang kasihmu yang mencabik gelombangku
terpa'an angin membawaku memelukmu
Engkau kasih dalam bibir berpagut rindu
Pasirmu kuayunkan bak menimang anak
mencumbumu tiap waktu, mustahil menjadi anak
Engkaulah sahabat kasihku
Engkaulah bibir pantai itu
Diantara kita yg saling bertemu
Aku menyimpan luka dari sang karang
Akulah penantian juga kebosananmu
Aku perkasa dalam gerak ambisiku
hadirku memberi gairah panoramamu
Namun engkau tak mengerti lelahku
akulah ombak itu
kau cibir bila kecil, kau caci bila terlalu besar
datangku menyegarkan
berteman denganku, hanya ada rasa gusar










